Pada setiap daun yang bergugur dari batang
Mereka tidak lagi mengenal arti memaksa
Pada setiap gerigi besi yang berputar dj dalam arloji
Mereka tidak lagi mengenal arti menuntut
Pada setiap tikus yang berdiam di penjara
Mereka tidak lagi mengenal arti keserakahan
Sama seperti aku
Karena aku sedang mencintaimu
Mencintaimu dengan diam
Mencintaimu dalam angan
Anganku tak butuh maksud hadirmu
Anganku tak butuh balasmu
Anganku tak butuh welas asihmu
Karena mencintaimu tak serumit itu
Yang ku tahu ini memang ku sengaja
Menghitung jarak diantara bibir dan sujudku
Menjelma nama dalam doa
Diiringi gemuruh petir yang terkapar di ujung rintik mata
Achmad Danang, 16-11-2016
Mereka tidak lagi mengenal arti memaksa
Pada setiap gerigi besi yang berputar dj dalam arloji
Mereka tidak lagi mengenal arti menuntut
Pada setiap tikus yang berdiam di penjara
Mereka tidak lagi mengenal arti keserakahan
Sama seperti aku
Karena aku sedang mencintaimu
Mencintaimu dengan diam
Mencintaimu dalam angan
Anganku tak butuh maksud hadirmu
Anganku tak butuh balasmu
Anganku tak butuh welas asihmu
Karena mencintaimu tak serumit itu
Yang ku tahu ini memang ku sengaja
Menghitung jarak diantara bibir dan sujudku
Menjelma nama dalam doa
Diiringi gemuruh petir yang terkapar di ujung rintik mata
Achmad Danang, 16-11-2016
Komentar
Posting Komentar