Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

terkadang musuh kita adalah diri sendiri

bak seonggok kayu terbakar terpampang berani memperlihatkan dirinya tanpa dia sadar bahwa abu adalah jalan terakhirnya. abu yg terserang angin tanpa ada ketangguhan dan kesangaran. haha tanpa mereka (pemegang jabatan) tau bahwa kaum pesuruh akan menertawakan uap dari mulutnya yg seperti tai. haha sadarlah kalian bahwa yg ber ac akan kalah dengan yg ber panas-panasan -M F r s

Taman Kenangan

Segala ucapan mungkin dianggap biasa Disisi lain ada yang tawanya terpaksa.. Beginikah jika mencintai manusia? Kecewa jika semua diluar kendali rencana Tak ada yang ingin menjadi bayang maupun membayangi Tak pula ada yang ingin menggantikan Karena memang banyak hal yang tak boleh tergantikan Tetaplah bunga itu menempati tanahnya yang dahulu, jangan kau babat habis sisa-sisa kehidupannya, biarkanlah tumbuh adanya dengan daun dan kelopak layunya berserakan disana Bunga yang lain akan mencari tanah kosong di taman kenangan yang sama.. Ditempat yang belum pernah terisi apa-apa, apalagi mengantikan apa-apa. Ditempat yang memang disisakan olehNya, di akhir pencariannya. Surabaya, 22 Agustus 2018 20.45 Firda Fadhilah Lubis

Banyak Diantaranya

Banyak yang susah untuk melupa Bahkan tak sanggup tergantikan.. Banyak yang susah untuk menerima Bahkan hatinya pun mungkin tak terbuka.. Banyak yang berat meninggalkan, segala kenangan dan kebaikan yang dirasakan.. Mengenang bukan berarti rindu Rindu bisa jadi sedikit mengenang.. Memang mungkin bagian dari hidupmu ada yang hilang Dan tidak akan pernah bisa tergantikan Karena Tuhan tidak pernah mengirim orang yang sama dari setiap ketidaan dan penyesalan.. Surabaya, 22 Agustus 2018 20:35 Firda Fadhilah lubis

Aku Ingin Kembali

Aku ingin kembali ke masa kecilku Dimana rasa sakit hanya berlaku untuk fisik, bukan hati Dimana rasa takut itu ada karena kebohongan, bukan kejujuran Dimana tawa adalah sebuah kebahagiaan, bukan kepura-puraan Aku ingin kembali ke masa kecilku Karena di masa dewasaku Banyak kebaikan meminta imbalan Banyak perpecahan demi kepentingan Dan banyak pengkhianat menyerupai teman   - nurriansyahr - Surabaya, 11-08-18

Tolong, Jangan pergi

Ucapan salamku pada penikmat gemuruh Yang hanya tertawa melihatku angkuh Indramu mungkin yang dapat mengguguh Hingga buah di pohon dapat kau unduh Kalian tak pernah senang, melihatku bersikukuh Aku merasa, kalian semakin menjauh Seperti tak ada, walau terlibat riuh Bak perang, laksana penabuh Ada kalanya, kerajaan merindukan subuh Awas, terhadap serangan musuh Tanpa pensiun, meniup gaduh Inginku satu, kita tetap kawanan yang utuh Abdul malik akmal Jember , 9 agustus 2018

Apakah rindu itu dosa?

Bukankah setiap orang memiliki ruang untuk itu Menempatkan ingatan khusus bagi masa lalu Aku yakin semuanya juga pasti begitu Hanya saja mereka tidak mau mengadu Mungkin karena mereka malu Atau mungkin juga karena mereka menganggap itu sudah berlalu Lantas apa yang menjadi pengganggu Apakah karena kepada siapa rindu itu tertuju? Jika rinduku adalah dosa Maka sebaik-baiknya pendosa adalah aku - nurriansyahr -