Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016
Sejuta Cerita Merbabu Berdua (part 1) Datangnya Hari Ini M asa kuliah menjadi awal kisah perjalanan hidup sendiri tanpa di dampingi pengayom hidup masa kecil disampingku. mengisi hari dengan memacu roda dua bermesin menuju rumah dari ilmu. mengisi pikiran membangun presepsi baru sebagai maha dari seorang siswa. Guru dari seorang maha siswa selalu perhatian dengan memberikan bimbingan baik di dalam maupun diluar rumah ilmu. D atang masa dimana rumah ilmu menutup dirinya untuk sementara waktu di tandai dengan merahnya tanggal di setiap kalender negara. sebagai maha dari seorang siswa selalu menemukan cara untuk mengisi hari untuk mengistirahatkan batin, pikiran, dan fisik mereka demi penyerapan ilmu yang lebih baik di saat rumah ilmu membuka dirinya kembali. aku mencoba bercerita tentang salah satu kegiatan yang ku lakukan  tak lama ini ketika rumah ilmu  sedang tidak menerima pengunjung. H ari kamis hingga minggu pada tanggal 5 hinggal 8 mei 2016, para mah...

Awal Untuk Kembali

Kemarin, Rangga dan Cinta telah menunjukkan bahwa kemungkinan itu masih ada. Seperti sebuah lilin kecil. Tak padam walau dihembus angin. Waktu dan jarak. Tiga bukanlah sembilan. Dan Surabaya bukanlah New York atau Jakarta.  Namun, apakah kamu Cinta? Yang masih menyimpan Rangga di lubuk hatimu yang paling dalam. Saya? Ya, saya sama dengan Rangga. Masih menyimpan Cinta di tempat yang sama seperti dulu. Lalu Apa kabar hari ini? Lihat tanda tanya itu. Jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi                                                Surabaya                                               7 mei 2016                                 ...
Suara,Surat,Sirat yang bersuara kadang tak didengar yang tersurat kadang terlalu lantang yang tersirat kadang tak di pahami begitu juga manusia dengan segala macam ucap dan dengar segala macam tulis dan baca kadang berujung basa lalu basi kadang berujung frustasi kadang pula tak ada ujungnya meski begitu ijinkanlah kami ijinkan kami ber suara,surat dan sirat menuang rasa kami dalam memandang semesta beserta isinya yang wujud dan yang gaib serta segala aksi dan reaksi tak pandai bahasa ijinkan kamu bersurat tak sanggup menulis ijinkan kami bersuara tak ada keberanian setidaknya tetap ijinkan kami merasa jika beruntung di persimpangan jalan pertemuan segala arah nanti takdir yang akan membawa segala macam kami pada segala macam kalian Haykal bp Surabaya 16 mei 2016