Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Lilin kecil

Memang dasar kamu egois. Aku tak pernah kau biarkan pergi tapi nyatanya, aku kau biarkan bak bantal yang kau pakai jika malam datang. Tak pernah aku tau kamu membiarkan aku redup dari hidupmu. tapi nyatanya, aku kau hidupkan ketika hidupmu gelap seperti lilin. Bagaimana bisa kamu bilang aku membuatmu cemburu kalau hatimu saja tak boleh untuk kumiliki. Maumu apa? Aku pergi tarikanmu datang, aku mendekat tarikanmu lepas. Kamu kira aku layang-layang? Yang bisa kau kejar ketika taliku putus. Sampai kapan? Entah sampai kapan tetap begini.

Bayangmu

Untuk pertama kalinya aku iri denganmu. orang yang tak punya hati. Orang yang tak pernah dipermainkan perasaanmu. Tanpa takut rasa tertusuk belati. Aku masih iri denganmu. Kamu yang tak pernah bingung untuk memahami perasaan. Tanpa takut terlihat semu. Yang selalu bebas tanpa sakit tertekan. Aku tetap iri denganmu. Kamu tak pernah merasa sedih tanpa sebab. Terlarut hanya dalam sibukmu. Berpegang semboyanmu si anti sembab. Aku dilanda iri denganmu. yang tak punya hati. Dimana rasa lelah tak pernah menghantui dirimu. Memang kamu si hati mati