Nasionalis tak di tampilkan oleh kaum kita dengan mulut terbuka dan aksi luar biasa. Hanya perlakuan dan kelakuan yang kita angkat dengan naungan pancasila. Jangan remehkan kita kaum pemuda yang kau kira hanya perepot bangsa! Pemuda adalah pelangkah terbaik di negeri kita! Seiring Bung Karno pun berucap tegas untuk kaum kita! Hanya saja tetua tetua yang mengaku wakil rakyat kita hanya bisa tampil di televisi dengan bangganya. Padahal !!! HAHAHAHA Kami tau dibalik kain dan peci hitammu engkau menyimpan bangkai dari rakyat yang seharusnya membuat Indonesia kita terbangun. INI KAH YANG DI SEBUT MERDEKA??? Indonesia memang sudah MERDEKA. Tapi Wakil kita masih Jepang saat itu! -M F r s 18-07-17
melewati titik, melompati tanda tanya, menggilas tanda seru, mendobrak tanda kurung, kadang sulit untuk mendeskripsikan rasa. rasa mempunyai seribu makna yang sulit di tuliskan dalam sebuah kata.