Langsung ke konten utama

Senapan Mesin Kosong

Asing rasanya, melihat jejalan yang biasanya dipenuhi sesak kabut asap dan acap kali mengepulkan aroma rindu dibalut gas buang kendaraan bermotor. Beberapa hari ini sunyi sekali rasanya walaupun tepi jalan seolah mengabarkan riuh nyala motor membuat telinga ini tuli, maaf saja bila rasa berkata masa bodoh kepada semua. Sedih bukan? Walau saja minyak oli masih terus membasahi rotor supaya mesin tidak meneriakkan kesakitan dan tidak mengalami kerusakan. Roda juga begitu, terus saja menolong pengemudi supaya sampai ke tujuan. Tapi tidakkah kau merasakkan pahitnya menjadi roda? Kesakitan melawan aspal, menggigil didera air hujan. Dan kau begitu saja lupa tentang apa saja yang sudah mereka usahakan untuk dirimu.

Bayangkan saja rasanya bersakit-sakit untuk membiarkan dirimu bahagia, kejam sekali dirimu yang lalu tidak bisa merawatnya dengan baik. Sadis sekali caramu membuatnya terluka tapi dirimu sengaja untuk tidak mengobatinya. Naas memang nasibnya atau dirimu saja yang keterlaluan karena sudah membuatnya menderita

Surabaya, 30 Juli 2017
@agilranu (Agil Ranu Bintang)

Komentar