Jika kau mengasingkan kita
Setelah sekian retorika yang ada
Dalam hati kupertanyakan
Tentang arti sebuah kedewasaan kita
Sebagian besar memilih untuk menjadi asing
Sebagian kecil yang beruntung memilih untuk tetap ada
Terlalu cepat bagiku untuk kita menjadi asing
Bukankah pasti, nanti kita akan mengasing?
Seperti mereka
Yang pernah saling mencinta
Seperti mereka
Yang pernah menghabiskan waktu bersama
Seperti mereka
Yang tanpa dosa bercumbu dibalik gelapnya siksa dan panasnya neraka
Sekali lagi, seperti banyak diluar sana
Yang pernah mengucap kata "kita akan selalu bersama, selamanya"
Suatu saat, kita akan menjadi seperti mereka
Yang pernah begitu mengerti tak lagi mengenali
Yang pernah begitu berarti tak lagi menjadi arti
Yang pernah begitu dalam menatap tak berkenan melihat lagi
Yang pernah begitu rindu tak lagi menginginkan temu
Seakan waktu yang mempercepat keterasingan kita
Atau hanya kau saja yang memang, sedari dulu menganggap kita tak bermakna?
Tak perlu kau ciptakan keterasingan
Kaupun tak perlu meminta
Aku mampu menjadi tiada
Dan kau, kan ku anggap tak pernah ada
Surabaya, 3 Juni 2017
00:58
Firda Fadhilah Lubis
Setelah sekian retorika yang ada
Dalam hati kupertanyakan
Tentang arti sebuah kedewasaan kita
Sebagian besar memilih untuk menjadi asing
Sebagian kecil yang beruntung memilih untuk tetap ada
Terlalu cepat bagiku untuk kita menjadi asing
Bukankah pasti, nanti kita akan mengasing?
Seperti mereka
Yang pernah saling mencinta
Seperti mereka
Yang pernah menghabiskan waktu bersama
Seperti mereka
Yang tanpa dosa bercumbu dibalik gelapnya siksa dan panasnya neraka
Sekali lagi, seperti banyak diluar sana
Yang pernah mengucap kata "kita akan selalu bersama, selamanya"
Suatu saat, kita akan menjadi seperti mereka
Yang pernah begitu mengerti tak lagi mengenali
Yang pernah begitu berarti tak lagi menjadi arti
Yang pernah begitu dalam menatap tak berkenan melihat lagi
Yang pernah begitu rindu tak lagi menginginkan temu
Seakan waktu yang mempercepat keterasingan kita
Atau hanya kau saja yang memang, sedari dulu menganggap kita tak bermakna?
Tak perlu kau ciptakan keterasingan
Kaupun tak perlu meminta
Aku mampu menjadi tiada
Dan kau, kan ku anggap tak pernah ada
Surabaya, 3 Juni 2017
00:58
Firda Fadhilah Lubis
Komentar
Posting Komentar