Langsung ke konten utama

Puan Berkelana Lagi

Aku kira
beginilah nanti jadinya
Kau pergi, meninggalkan, dan berbahagia
Sedang aku tetap disini
Dicengkram bumi bersama sepi

Meski semua kata sudah kucoba 
Derap kaki selalu menuntunmu ke juanda
Hak suara pun seakan tak berdaya
Walau kau tahu kita tak suka air mata

Bukannya soal jarak waktu
Namun ini tentang hati dan rindu
Yang tadinya telah lama bersatu
Kini terbagi dua dalam pilu

Dan, Bila rindu ini masih milikmu
Kuhadirkan sebuah tanya untukmu
Harus berapa lama aku menunggumu
Aku menunggumu


                                                                 
Surabaya
4-2-17
dimashuri

Komentar