Langsung ke konten utama

Malam itu

Malam itu . . .
Lagi lagi tanpa hadirnya ayah.

Sumpahku tak bermakna dalam sendu ku.
Keringatku tak berarti dalam menyambung hidupku.

Bebanku tuk mimpi mimpinya tak berujung hanya satu.
Bebanku tuk mimpi mimpinya tak berarti imbalanku.
Bebanku tuk mimpi mimpinya adalah mimpi kecilku saat 'laki laki tak hadir malam itu' berangkat lebih dulu.

TAPI !

Mengapa? Mengapa Ia menggapku seperti itu?
Menganggapku makhluk kotor!, makhluk durhaka!, makhluk cacat yang merepotkan!.

Omonganku hanya sampahh!!!!
Tak berguna!!!!

Ah entahlahh!?

Inshallah.

Allah tetap bersamaku,
Allah tetap bersamanya, dan
Allah tetap bersama 'laki laki tak hadir malam itu'

Semoga laki laki itu tak kecewa denganku.

- M F r s
21-07-2017

Komentar