Langsung ke konten utama

Equilibrium Minuial


Senjaku kini tidak lagi sepi. Lihatlah disana di ujung cakrawala, lautku berkabut oleh awan bukan oleh kedinginan. Tapi tak mengapa, karena senjaku hari ini kita bisa bertemu lagi.

Malamku kini tidak gelap lagi. Mungkin sinarmu sudah menerangi nyalanya raga ini. Atau mungkin hati ini sudah terlalu meriah karena hadirmu kini sudah menghiasi hari.

Surabaya, 18 Juli 2017
@agilranu (Agil Ranu Bintang)

Komentar