Paras cantik berkaki jenjang
Kerudung coklat yang begitu rupawan
Dan terimakasih senja
Yang membuatku terengah dalam jumpa
Aku bahkan melihat cahaya
Ketika senja sudah meredupkan sinarnya
Aku ingin menatapmu manja
Tapi apa daya
Kau terlalu indah saat kita bersua
Berharap kita berbalas pesan
Dan berujung di pertemuan
Tapi...
Sepertinya diriku tak begitu menarik
Untuk dirimu perhatikan
Sebenarnya aku takut..
Takut saat hanya bisa melihat senyum itu dari kejauhan
Takut saat derap kaki itu melangkah lebih jauh
Takut ketika senja tak lagi mengizinkan perjumpaan
Takut terlalu puitis mencintai langkah manismu
Aku terlalu membudakkan diriku pada sajak
Matamu menyilaukan raga ini
Pipimu mengartikan lapangnya sebuah perjumpaan
Tapi senyum tipismu membuat aku sedih
Karena kamu tidak benar-benar aku miliki, kamu hanya wanita menggantikan cahaya senja yang mulai meredupkan sinarnya. Yang tak begitu menginginkan jumpa di kemudian hari.
Kerudung coklat yang begitu rupawan
Dan terimakasih senja
Yang membuatku terengah dalam jumpa
Aku bahkan melihat cahaya
Ketika senja sudah meredupkan sinarnya
Aku ingin menatapmu manja
Tapi apa daya
Kau terlalu indah saat kita bersua
Berharap kita berbalas pesan
Dan berujung di pertemuan
Tapi...
Sepertinya diriku tak begitu menarik
Untuk dirimu perhatikan
Sebenarnya aku takut..
Takut saat hanya bisa melihat senyum itu dari kejauhan
Takut saat derap kaki itu melangkah lebih jauh
Takut ketika senja tak lagi mengizinkan perjumpaan
Takut terlalu puitis mencintai langkah manismu
Aku terlalu membudakkan diriku pada sajak
Matamu menyilaukan raga ini
Pipimu mengartikan lapangnya sebuah perjumpaan
Tapi senyum tipismu membuat aku sedih
Karena kamu tidak benar-benar aku miliki, kamu hanya wanita menggantikan cahaya senja yang mulai meredupkan sinarnya. Yang tak begitu menginginkan jumpa di kemudian hari.
Bungurasih, 1 Ramadan 1438H
@agilranu (Agil Ranu Bintang)
Komentar
Posting Komentar