Langsung ke konten utama

Dua Nol Dua Tiga

 dua tiga akan segera berakhir

september yang ber-syukur telah aku lewati

oktober yang ber-kelana akan tiba

dan, desember yang ber-kelimpahan hal-hal baik akan segera aku lalui


dua tiga, menjadi waktu yang penuh makna, duka, dan bahagia

ada yang mencoba kembali, namun taman tempat kasih itu tumbuh sudah mati

beberapa ada yang datang, terimakasih telah berupaya dan sekaligus menyerah


dua tiga, 

dimana dua delapan menjadi peringatan paling pilu

karena ada jiwaku yang telah pergi

alasanku untuk tetap ada, hilang, selamanya.


hidupku, hatiku, duniaku, kasihku, jiwaku

kepergian yang abadi, dipelukanku, dibisikanku. 

kepada bidadari cantik-ku, kasihmu melekat pada aku, 

pada keterangan waktu yang lebih lama dari selamanya. 


dua tiga, 

ternyata aku bisa berdamai dengan banyak hal.

berdamai dengan dua puluh tujuh yang ku kira tidak akan pernah satu tuju.

mencintai dan memeluk dari apa yang ku kira selama ini aku sangat berat.

semoga sehat, panjang dan berkat usiamu.


dua tiga, 

mulanya kami mencari, tanpa niat untuk berhenti.

namun hari-hari kami lalui dengan perasaan merasa cukup,

waktu terasa melaju begitu cepat, 

bagai mesin waktu tanpa tutup.

semoga aku memang tulang rusuk, 

dan kita bisa menjalani ibadah dengan khusyuk,

merajut misteri, pola-pola, dan masa depan yang tidak satu setanpun tahu.

menjalani kisah yang penuh kasih,

dengan keberlimpahan hal-hal baik,

dan perasaan cukup, tentang apa yang disebut "kita". 


dua tiga, dan selamanya

ternyata aku masih sangat layak untuk bahagia,

dan hidup menjadi manusia.


Surabaya, 29 ‎September ‎2023 pukul 13:18:38 WIB

Firda Lubis

Komentar